jkw.png

    : Admin    : 11 Des 2018   : 15

5.144 Mahasiswa Terdampak Gempa Lombok Terima Beasiswa Dari Kemenristekdikti

5.144 Mahasiswa Terdampak Gempa Lombok Terima Beasiswa Dari Kemenristekdikti

Bencana gempa bumi yang melanda Lombok beberapa bulan silam masih menyisakan duka mendalam bagi para korban. Meski begitu, mereka harus tetap bangkit dan berbenah untuk meneruskan kehidupan. Bantuan demi bantuan juga terus datang hingga saat ini, bahkan untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi pun tak luput dari bidikan beasiswa.

Kali ini beasiswa pendidikan diberikan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Sebanyak 5.144 mahasiswa terdampak gempa Lombok resmi menerima beasiswa. Beasiswa tersebut secara simbolik diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepada 800 perwakilan mahasiswa di Bandara Internasional Lombok, Kamis, 18/10/18 lalu.

Dilansir dari laman Universitas Mataram (Unram), Presiden Jokowi berpesan kepada penerima beasiswa untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan cara belajar dan bekerja keras. Sebab, menurut Presiden Jokowi, tantangan di masa depan adalah revolusi 4.0 dimana perubahan akan cepat terjadi yang menuntut anak muda harus bisa berkompetisi di dunia.

Sementara itu, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti Prof. Intan Ahmad menyampaikan skema beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa terdampak gempa Lombok. “Kementerian Ristekdikti telah menyerahkan bantuan dana Pendidikan bagi mahasiswa terdampak dengan skema Bidikmisi dan skema PPA kepada 5144 mahasiswa,” ungkap Prof. Intan Ahmad.

Beasiswa Bidikmisi diberikan kepada mahasiswa baru angkatan 2018 sementara beasiswa PPA diberikan mahasiswa mahasiswa angkatan lama. Dari total 5144 penerima beasiswa, sebanyak 2195 penerima beasiswa Bidikmisi dan 2949 penerima beasiswa PPA. Penerima beasiswa terdampak gempa Lombok meliputi 4275 mahasiswa Universitas Mataram dan 34 Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta 869 mahasiswa lainnya tersebar di 74 perguruan tinggi lainnya di luar Nusa Tenggara Barat.

Sampai tanggal 17 Oktober 2018 tercatat 3357 mahasiswa sudah menerima beasiswa dalam bentuk tabungan sedangkan 1787 mahasiswa lainnya masih dalam proses pencairan dan diperkirakan beasiswanya bisa diterima akhir Oktober ini